Mode Gelap Grid Pencarian
Iklan

Perkuat Karakter Dan Iman, Personil Ditpolairud Polda Sulut Lakukan Pembinaan Rohani

Sulut, Sahabat Bhayangkara |
Di tengah dinamika tugas operasional yang menuntut ketangguhan fisik dan mental, personel Direktorat Polairud Polda Sulawesi Utara mengambil langkah strategis untuk memperkuat fondasi spiritual. 

Pada Kamis (24/9/2026), seluruh anggota menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) secara serentak, sebagai wujud komitmen menjaga keseimbangan antara pengabdian kepada negara dan penguatan iman.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menghormati keberagaman agama di lingkungan kepolisian. Personel beragama Kristen mengikuti pembinaan di ruangan ibadah Nasrani, sementara personel Muslim melaksanakan kegiatan di Masjid Ditpolairud Polda Sulut. Langkah inklusif ini menegaskan bahwa nilai-nilai spiritual menjadi pilar utama dalam membentuk karakter aparat yang tidak hanya profesional, tetapi juga berakhlak mulia.



Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, menekankan bahwa,  Binrohtal bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas pelayanan publik. Ia menjelaskan bahwa kekuatan iman berkorelasi langsung dengan integritas dan ketahanan mental saat menghadapi tekanan tugas di lapangan.
"Pembinaan rohani ini bertujuan untuk memperkuat iman, karakter, dan semangat kami dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat. Ketika hati dan pikiran tenang karena dekat dengan Sang Pencipta, maka pelayanan yang diberikan akan lebih tulus, sabar, dan penuh kasih," ujar Kombes Pol Bayuaji.

Ia menambahkan bahwa personel yang memiliki landasan spiritual kuat cenderung lebih mampu mengendalikan emosi, menjunjung tinggi etika, dan bersikap humanis dalam setiap interaksi dengan warga. Hal ini sejalan dengan filosofi "Polri Hadir Untuk Masyarakat" yang mengutamakan pendekatan persuasif dan empatik.

Melalui kegiatan ini, Dirpolairud Polda Sulut berharap seluruh personel dapat menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai kompas moral dalam bertugas. Diharapkan, sinergi antara kompetensi teknis dan kematangan spiritual ini mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, solid, dan bebas dari penyimpangan.

kehadiran polisi yang tidak hanya tangguh secara fisik tetapi juga matang secara spiritual menjadi jaminan bahwa keamanan dan ketertiban dijaga oleh aparatur yang berhati bersih dan bermoral tinggi. Dengan demikian, Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai teladan kebaikan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak